1. Apakah anda senang bermain video game?
2. Jenis video game apa yang sering anda mainkan?
3. Berapa lama anda bermain video game per hari?
4. Di platform apa biasanya anda bermain video game?
5. Apakah bermain video game memberi efek positif terhadap anda?
6. Apakah anda pernah meluapkan emosi/perasaan secara spontan ketika bermain game?
7. Respon nomor 7 dirahasiakan karena bersifat pribadi.
3/29/2013
3/25/2013
Teori Belajar
Kelompok 7
Modifikasi Perilaku
101402084 - Sindi Abul Khairi
101402110 - Qhalby Mulya
111402029 - Kendy Wisantama
111402047 - Naomi C Hutabarat
111402095 - Roy P Ginting
Modifikasi Perilaku
101402084 - Sindi Abul Khairi
101402110 - Qhalby Mulya
111402029 - Kendy Wisantama
111402047 - Naomi C Hutabarat
111402095 - Roy P Ginting
Salah satu tokoh yang mengemukakan mengenai modifikasi perilaku adalah Edward Thorndike, seorang psikologis amerika. Prinsip teori Thorndike adalah belajar asosiasi antara kesan panca indra (sense impression) dengan impuls untuk bertindak (impulse to action). Objek eksperimen Thorndike adalah kucing, dimana kucing di masukkan dalam kurungan dan ditaruh makanan di depan kurungan. Kucing terus berusaha untuk keluar dari kurungan dan mendapatkan makanan itu. Dengan proses trial dan error, akhirnya kucing itu menemukan jalan untuk keluar dan mendapatkan makanannya.
Teori koneksionisme disebut juga S.R. Bond Theory dan S.R.Psychology atau terkenal dengan sebutan "trial and error learning". Teori ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
- Adanya motif yang mendorong aktifitas.
- Adanya berbagai respon terhadap situasi.
- Adanya eliminasi respon-respon yang gagal atau salah.
- Adanya kemajuan reaksi-reaksi dalam mencapai tujuan.
Contoh konkrit sehubungan dengan dinamika mahasiswa TI berdasarkan teori ini :
- Seorang mahasiswa TI kesulitan dalam membuat program dan setiap mencoba compile programnya selalu muncul pesan error. Mahasiswa tersebut akan melihat di mana letak error tersebut, dengan melalukan coding ulang, sedikit demi sedikit pesan error yang didapat semakin berkurang sampai akhirnya program tersebut tidak memunculkan pesan error lagi.
Sensasi dan Persepsi
Sekilas tentang sensasi dan persepsi
Sensasi adalah bagian dari persepsi. Sensasi adalah proses menangkap stimuli dan tahap paling awal dalam penerimaan informasi sedangkan persepsi adalah proses memberi makna pada sensasi sehingga manusia memperoleh ilmu baru. Pengalaman elementer yang segera, yang tidak memerlukan penguraian verbal, simbolis, atau konseptual, dan terutama sekali berhubungan dengan kegiatan alat indera termasuk dalam sensasi. Sedangkan suatu proses aktif timbulnya kesadaran dengan segera terhadap suatu obyek yang merupakan faktor internal serta eksternal individu meliputi keberadaan objek, kejadian dan orang lain melalu pemberian nilai terhadap objek termasuk dalam persepsi. Mekanisme penginderaan manusia yang kurang sempurna merupakan salah satu sumber kesalahan persepsi.
Perbedaan sensasi dengan persepsi
Sensasi menerima stimulus lewat indera sedangkan persepsi menafsirkan stimulus yang telah ada dalam otak. Menurut beberapa pendapat, sensasi lebih ke perasaaan, dan persepsi lebih berhubungan dengan pemikiran kognitif.
Contoh pengalaman pribadi sensasi dan persepsi
Biasanya pada saat kompetisi gaming, jantung saya berdetak cepat dan tangan bergetar apalagi jika tim lawan yang akan dihadapi adalah tim yang sudah terkenal kemampuannya.. Mengenai persepsi, saya orang yang terlalu cepat menilai orang dari penampilannya. Padahal, orang yang kita nilai itu belum tentu sama persis dengan apa yang kita pikirkan.
Subscribe to:
Posts (Atom)